Raja digulingkan dari takhta di permainan kartu netral gender

Raja digulingkan dari takhta di permainan kartu netral gender

Jakarta (ANTARA) – Indy Mellink, seorang penggemar permainan kartu Belanda, menjelaskan permainan tersebut kepada sepupunya musim panas lalu ketika dia bertanya pada dirinya sendiri: "mengapa seorang raja lebih berharga daripada seorang ratu?"

Indy, lulusan psikologi forensik berusia 23 tahun, didorong oleh ayahnya untuk memutuskan bahwa inilah saatnya untuk mematahkan tradisi berusia berabad-abad tentang ketidaksetaraan gender dalam permainan kartu yang menempatkan pria di atas wanita.

"Jika kita memiliki hierarki bahwa raja lebih berharga daripada ratu, maka ketidaksetaraan mempengaruhi orang-orang dalam kehidupan sehari-hari karena itu hanyalah cara lain untuk mengatakan 'hei, kamu kurang penting," katanya dalam sebuah wawancara. "Bahkan ketidaksetaraan kecil seperti ini memainkan peran besar."

Baca juga: Pertandingan Harry Potter ditunda hingga 2022

Dikutip dari Reuters, setelah banyak bereksperimen, ia kemudian merancang permainan kartu tanpa gender di mana wajah raja, ratu, dan jack diganti dengan emas, perak, dan perunggu.

50 kartu GSB pertama (Emas, Perak, Perunggu) yang dia buat adalah milik keluarga dan teman-temannya, kemudian dia membuat lebih banyak dan menjualnya secara online.

Dalam beberapa bulan, ia telah mengirimkan sekitar 1500 paket kartu ke Belgia, Jerman, Prancis, dan Amerika Serikat. Toko mainan juga menunjukkan minat, katanya.

Ada orang yang mencoba memainkan kartu tersebut, menyatakan bahwa mereka tidak pernah memperhatikan ketidaksetaraan gender dalam permainan ini sebelumnya. Perlu waktu untuk menyesuaikan diri bermain dengan kartu baru ini.

"Ini bagus karena kami mencerminkan netralitas gender," kata Berit van Dobbenburgh, kepala Asosiasi Jembatan Belanda, saat dia bermain dengan kartu baru. Tapi akan lebih ribet untuk menggantinya secara resmi karena itu artinya harus ada aturan yang diperbarui, katanya.

Baca:  Game "Hyrule Warriors: Age of Calamity" hadir di Nintendo Switch 2020

"Saya ingin tahu apakah itu sepadan. Tapi saya mendukung netralisasi gender! Senang sekali seseorang saat ini menyadarinya. Ini adalah generasi baru."

Baca juga: Tak Cuma Pokemon Go, Pikachu Kini Hadir di Permainan Kartu

Baca juga: Zynga akan menggunakan uang sungguhan dalam game-nya

Baca juga: Full Tilt Poker Memperkenalkan Bentuk Baru Poker

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
HAK CIPTA © BETWEEN 2021