Sony ajukan paten konsol GPU ganda, PS5 Pro?

PlayStation 5 tiba di Indonesia awal tahun depan, ini harganya

Jakarta (ANTARA) – Sony awal tahun ini mengajukan hak paten atas konsol yang ditenagai dua GPU dan kemampuan cloud gaming.

Meluncurkan GSM Arena, konfigurasi dual GPU dalam paten Sony serupa dengan yang ditawarkan oleh Nvidia SLI dan AMD CrossFire GPU. Konsol ini seharusnya untuk versi Pro dari PlayStation 5.

Kedua GPU secara bersamaan akan "membuat" frame, atau membagi frame menjadi dua dan mendistribusikan masing-masing menjadi dua GPU.

Baca juga: PS5 di Jepang harganya 900 dolar

Baca juga: Microsoft meluncurkan konsol game Xbox Series X, pesaing PS5

Satu GPU akan menjadi kontrol keluaran untuk HDMI, sedangkan yang lainnya untuk membaca frame dari GPU lain.

GPU ganda ini akan memiliki perangkat kontrolnya masing-masing hingga memori tidak penuh. Konsol dengan GPU ganda akan digunakan untuk game virtual reality (VR) game berkualitas tinggi dan 4K pada kecepatan bingkai 120fps.

Sony juga menyinggung versi mewah dari konsol game atau kelas atas, yang memiliki kapasitas penyimpanan lebih banyak dan lebih cepat serta GPU ganda. Sementara itu, ada juga konsol kelas atas hanya dengan satu GPU, mungkin untuk lini PlayStation 4 dan PlayStation 4 Pro.

Paten tersebut juga memuat informasi tentang game cloud yang membutuhkan sensor NFC, GPS, IR blaster, biosensor dan sensor cuaca.

Baca juga: PS5 menjual lebih dari Xbox

Baca juga: Adaptasi Serial TV "The Last of Us" yang Siap Diproduksi di HBO

Baca juga: PS5 sudah dirilis tapi sulit didapat

Reporter: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
HAK CIPTA © ANTARA 2020

Baca:  Investor tuntut pengembang "Cyberpunk 2077"